Dalang

bejjomanusia yang belajar mencoba memandang semua permasalahan dari berbagai sudut pandang, seperti bola yang tidak bersudut. kadang ada dua hal yang menarik tetapi selalu berbenturan dan kurang dipandang. karena pandangan hanya berkutat pada segi pemikiran yang ada di otak, tergantung dari latar belakang dan pengalaman. Daerah yang subur membentang alam yang indah tempat pertama kali aku menghirup udara di dunia ini, kasih sayang yang tak ternilai dari orang tuaku melekat dalam jiwa hingga aku bisa seperti ini.  Menikmati apa yang didapat dengan penuh rasa syukur. Sajian dalam blog ini tidak mengandung unsur SARA. Tidak ada kepentingan atau tujuan yang yang menjelekkan sesuatu, dan sekedar coretan saja. Ini hanya soal cerita, mengenai realita kenyataan yang Kang Bejjo alami dan tidak bisa terutarakan serta terucapkan secara lisan. Bisikan hati yang kurang berani mengenai berbagai benturan egoisme, pemikiran sepihak yang kurang bijaksana menorehkan berulang kali sakit yang terpendam.

Tidak ada kawan ataupun lawan yang mampu menemani dan mengerti, kepentingan yang berarti bagi masing-masing menjadikan Kang Bejjo menjadi manusia kerdil walaupun tetap dengan membawa bendera (meskipun hanya kecil). Fleksibilitas masalah tidak akan mungkin terpecahkan melainkan akan terpenjarakan ketika sudut-sudut itu masih mempunyai pantulan yang berbeda, cobalah melihat semua sisi dengan hati yang jernih dan logika yang bersih, pandanglah semua problematika ini seolah-olah seperti bola yang tidak bersudut dan selalu memberikan wujud yang sama.

Meski selalu dipandang seperti bebek tapi jiwa, angan-angan, tetap mengikuti prinsip elang yang tidak perlu diarahkan untuk mencari perjalanan ataupun makan dan tetap hidup penuh dengan kedamaian dan keimanan, karena hidup hanyalah sebentar dan wajib untuk taat dan patuh kepada-Nya. Semoga perjalanan yang kita lewati ini selalu bermakna Sobat  .:: PDR ::.